Pemkab Pasaman Barat perbolehkan aktifitas masjid selama PSBB jilid III

0
296

Pemkab Pasaman Barat perbolehkan aktifitas masjid selama PSBB jilid III Jumat, 29 Mei 2020 15:37 Wib Pemkab Pasaman Barat perbolehkan aktifitas masjid selama PSBB jilid III Masjid boleh buka dan melaksanakan kegiatan ibadah berjamaah namun tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan COVID-19

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat , Sumatera Barat (Sumbar) memperbolehkan kegiatan ibadah berjamaah di masjid saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid III yang akan berlangsung hingga 7 Juni 2020.”Masjid boleh buka dan melaksanakan kegiatan ibadah berjamaah namun tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan COVID-19,” kata Bupati Pasaman Barat, Yulianto di Simpang Empat, Jumat.Ia menjelaskan PSBB jilid II berakhir hari ini Jumat (29/5).

Berdasarkan hasil rapat kerja melalui video conference antara Gubernur dengan bupati/walikota se-Sumbar maka Pasaman Barat memutuskan memperpanjang PSBB jilid III hingga 7 Juni 2020.

“Perpanjangan PSBB ini sebagai langkah persiapan menuju new normal (tatanan baru, produktif dan aman COVID-19).”

Tahapan new normal tentu harus kita pelajari dan siapkan. Sambil menyiapkannya maka Pasaman Barat memilih untuk melanjutkan PSBB hingga 7 Juni 2020,” sebutnya.

Menurutnya dalam penerapan new normal dibutuhkan persiapan-persiapan yang matang dan sosialisasi kepada masyarakat.”Jangan diartikan new normal itu sebagai bentuk kebebasan baru. Tetapi segala aktivitas masyarakat senantiasa mengikuti protokol pencegahan COVID-19 yang ada,” tegasnya.

New normal adalah pola kehidupan baru dengan menerapkan standar pencegahan COVID-19 yang ada, seperti penggunaan masker, menjaga jarak, pola hidup bersih, dan lainnya.”Dalam PSBB tahap III ini ada pelonggaran beberapa pembatasan salah satunya memperbolehkan aktifitas di masjid,” ujarnya.

Ia meminta masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol pencegahan COVID-19 yakni menggunakan masker di luar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer, dan selalu menjaga jarak dalam beraktivitas.

Ia menilai masyarakat memiliki peran penting dalam pengendalian penyebaran COVID-19 karena merupakan garda terdepan untuk mencegah penyebaran virus tersebut.Masyarakat juga diminta agar terus waspada terhadap COVID-19 meskipun saat ini belum ditemukan kasus positif dengan transmisi lokal di Pasaman Barat.

Sementara itu, pihaknya akan terus memaksimalkan pelaksanaan pengendalian penyebaran COVID-19 sesuai Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 440 – 830 Tahun 2020 tentang Pedoman tatanan normal baru produktif dan aman corona virus.

Selain itu, sosialisasi terkait pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat juga akan dimaksimalkan hingga tingkat nagari atau jorong sampai seluruh elemen dapat bersatu mencegah penyebaran COVID-19 di Pasaman Barat.”Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menghadapi wabah ini,” harapnya.

Pada Jumat (29/5) Bupati bersama Forum Kumunikasi Pimpinan Daerah turun ke Pasar Simpang Tiga Kecamatan Luhak Nan Duo menyosialisasikan kepada masyarakat tentang lanjutan PSBB serta Pasaman Barat menuju new normal setelah 7 Juni 2020. ***3***

Sumber : antara sumbar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here